Wajah Baru Alun-Alun Rangkasbitung, Biaya Rp 4,9 Miliar
Alun-alun Rangkasbitung Kabupaten Lebak direnovasi. renovasi fasilitas umum tengah kota itu memakan biaya Rp 4,9 miliar. Sekarang banyak hal baru di alun-alun. Ada fasilitas lari, skateboard, tanaman anggur, dan lainnya.
Alun-alun Rangkasbitung dibuka resmi oleh bupati kabupaten Lebak Hasbi Jayabaya pada 5 Januari 2026. Dibanding kondisi sebelumnya jauh lebih baik. Karena biaya pun tidak sedikit. Dibuka pada Januari 2026 alun-alun langsung desa oleh masyarakat Rangkasbitung dan Sekitarnya.
![]() |
| Lapangan basket di alun-alun Rangkasbitung |
Bupati Lebak menjelaskan program ini bagian dari upaya untuk pembenahan tata kota, termasuk alun-alun menjadi ikon sebuah daerah. Dia berharap pembenahan tata kota ini akan menarik investasi yang datang ke kabupaten Lebak.
Ada beberapa yang perlu jadi koreksi. Alun Rangkasbitung belum memiliki toilet yang memadai. Soalnya kalau mau ke kamar mandi menyeberang ke masjid agung di depan alun-alun Rangkasbitung. Pendopo juga mengenal air pertanda saluran air yang tidak bagus. Di fasilitas lapangan basket ringnya juga tidak bertahan lama. Mungkin bukan kualitas yang bagus.
![]() |
| Spot skateboard |
Rumput hijau di tengah lapangan saat ini masih dipertahankan. Memang terkesan hijau tetapi riskan rusak apalagi saat musim hujan diinjak-injak atau dipakai maka cepat rusak. Pengunjung yang menginjakkan kaki ke rumput pelan-pelan akan membuat rumput mati merana. Sekarang sih masih ada Satpol PP yang menjaga atau memindahkan pengunjung di waktu-waktu tertentu.



Post a Comment for "Wajah Baru Alun-Alun Rangkasbitung, Biaya Rp 4,9 Miliar"
Kata Pengunjung: