Camping Keluarga Bareng Keluarga Akar dan Keluarga Lentera Ke Curug Cihurang Gunung Bunder Bogor
![]() |
| Camping keluarga akar, lentera dan penerbang |
Liburan sekolah di tahun ajaran 2025/2026 ini saya sekeluarga mengadakan camping ke Gunung Bunder Bogor. Bukan cuma satu keluarga saya saja tapi ada keluarga Akar dan Keluarga Lentera. Keluarga Akar itu keluarganya Pak Faisal, Bu Endah, Sakhi, Esal, dan Alma. Keluarga Lentera itu Pak Ferry, Bu Ade Cuneng (nama panggung hehe..), Teh Eca, Kakang Hanan, dan Rumi.
Keluarga penerbang, terdiri dari saya, Bunda Tantri, Mas Jundi, Mas Firaz dan Dek Taqiyya umur 1 tahun 2 bulan.
Ada nama-nama keluarga seperti arahan di ilalang school. Ya, di ilalalang school memang keluarga-keluarga ada namanya. Bisa diambil dari akronim anggota keluarga, ciri khas, dan lainnya.
Mengapa pilih camping?
Alasannya karena mau cari yang alam-alam gitu. Banyak sih hal berbeda ketika camping atau di alam seperti itu.
Salah satunya begini. Biasanya di rumah, waktu berjalan terasa cepat. Baru saja di pagi hari, matahari sudah naik, atau tiba-tiba terdengar azan zuhur.
Sepertinya baru salat zuhur dan makan datang adzan ashar. Seperti dikejar waktu. Entah karena kesibukan atau memang sudah akhir zaman waktu berjalan begitu cepat. Rasanya tidak benar-benar menikmati putaran waktu.
Di hutan terasa berbeda. Waktu berjalan lebih lambat dari biasanya. Azan zuhur datangnya lebih lama dari biasanya. Setelah ngopi masih ada waktu untuk bercengkrama bersama keluarga atau tetangga tenda. Putaran waktu berjalan melambat. Ada kesempatan menikmati hidup dan putaran waktu lebih bermakna.
![]() |
| Kolaborasi Pak Faisal dan Pak Fery menyiapkan makan. Saya cuma bisa memantau |
Kami berangkat hari Minggu. Sabtunya ada kondangan di guru anak-anak kami. Kalau biasanya orang nyari malam Minggu di tempat camping, lha kami hari Minggu baru berangkat. Pukul 07.00 kami sepakat kumpul di SPBU waduk Karian Rangkasbitung. Perjalanan ditempuh sekitar lima jam. Itu termasuk lambat karena kendaraan keluarga saya tidak bisa diajak ngebut eh saya nya dong yang jadi sopir nggak bisa ngebut hehe.. Jadilah keluarga Akar dan Keluarga Lentera berjalan lambat menyesuaikan kecepatan si kebo. Kebo itu kendaraan keluarga kami. Panther 97 yang sudah dimodifikasi jadi kendaraan off-road. Ban besarnya memang agak berat untuk diajak ngebut. Dan memang bukan kendaraan untuk ngebut pula. Gitulah alasannya.. Hehe..
Di jalan jangan juga ngebut. Kalau bisa nikmati perjalanan dan pemandangan. Sambil ngobrol dengan keluarga. Atau makan camilan. Camilan itu termasuk bawaan yang harus ada.
Travelling itu memang sih menikmati perjalanan yang ada. Bukan hanya tujuan yang dinikmati. Seperti ungkapan,
Travelling is journey, not destination
Apa saja yang dibawa ke camping? Bahan Makanan (beras, mi instan, sayur, dan lainnya). Pakaian (baju, celana, sarung). Selimut (saya bawa empat). Biar anak-anak nyaman dan anget pas tidur. Tenda, terpal, kursi portable, dan fly set. Boleh juga kalau lebih lengkap dari itu. Kalau alas kaki disarankan bawa sandal juga biar cepat kering kalau kondisi basah/hujan.
Harga Tiket Masuk dan Pengeluaran Lainnya
Di gerbang masuk kawasan gunung bunder tiketnya Rp. 25.000 untuk orang dewasa. Kalau masih bayi itu masih gratis ya.
Di kawasan gunung bunder banyak sekali lokasi camping. Biasanya disesuaikan dengan Curug yang ada di sana. Nah Curug yang kami pilih kemarin itu Curug cihurang. Camping di sana membayar Rp. 30.000 per tenda. Kemudian biaya parkir Rp. 10.000 per kendaraan.
BBM untuk kendaraan cukup Rp. 100.000-200.000 saja untuk kendaraan keluarga penerbang.
Ada beberapa pertimbangan memilih Curug cihurang.
Lokasi camping dekat dengan parkir. Sekitar 10 sampai 15 meter saja. Jadi mudah kalau memindahkan barang-barang dari kendaraan ke tenda. Ada sungai yang dekat dengan tenda. Karena banyak anak-anak pastinya suka main di sungai. Di sana juga ada Curug yang letaknya tidak jauh sekitar 100 meter dari tenda. Jadi tidak perlu perjalanan jauh untuk mencapai curugnya. Fasilitas toiletnya banyak. Banyak yang bersih dan airnya bersih langsung dari sungai yang mengalir di sana.
"Aman kalau disitu tuh anak2 bisa main d sungai dn curug tanpa worry banget," kata Bu Endah.
![]() |
| Ini dia Curug Cihurang yang jadi spot acuan camping |
Jangan kuatir dengan nuansa alam khas camping yaitu pohon pinus. Di sekelilingnya memang banyak pinus. Kondisinya di sana dingin jadi disarankan pembawa jaket atau selimut yang memadai agar tidurnya nyaman.
Kalau mau camping keluarga pastikan jauh-jauh hari agar ketemu jadwal antar keluarga. Kalau ada keluarga yang tidak libur sekolah karena bukan bekerja di pendidikan, bisa jauh-jauh hari mengajukan cuti.
Agak repot menentukan jadwal yang bisa bareng. Satu keluarga bisa, keluarga lain belum tentu bisa. Setelah beberapa kali mencari jadwal akhirnya dapat juga.
Seneng deh bareng keluarga Lentera dan keluarga Akar yang kompak. Bahu membahu dalam pekerjaan. Bau membau dalam hal makanan. Gantian membantu masang tenda, jadi saling meringankan. Juga benerin saluran air yang mampet atau kecil airnya jadi lancar jaya.
Kalau ada makanan saling menawarkan. Ada kesusahan saling meringankan. Indahnya kebersamaan, berkah sekolah ilalalang. 😁
Di sana main di sungai Curug atau hutannya yang sangat asri. Udaranya dingin dan segar banyak oksigennya. Cocok banget untuk mengembalikan pikiran yang mungkin sudah ruwet dengan pekerjaan. Seru banget main barengan anak-anak. makan bersama di kertas atau plastik walaupun dengan menu seadanya tapi enak rasanya.
Rute Perjalanan
Yang tak kalah berkesan adalah jalan kaki dari Curug Cihurang ke Lembah Tepus. Jaraknya lumayan jauh dan trek nanjak. Orang-orang kalau nanya pun pada hera. Sejauh itu jalan kaki. Lumayan sih buat olahraga. Kenapa nggak camping di kawasan sama saja. Ah, tapi di sana mah rame. Kurang seru kalau rame begitu. Pemandangan di Tepus bagus. Yang khas itu ada meja kursi buat duduk-duduk di tengah aliran air. Jadi kalau kita nongkrong di sana kaki kita itu berendam di air.
![]() |
| Di lokasi Lembah Tepus |
Di sana juga masih banyak monyet berkeliaran. Sempat akan mengancam tenda karena mungkin bau makanan. Tapi bisa dicegah atau diusir. Justru jadi mainan anak-anak. Mereka ingin mengusirnya tapi dilarang orang tua yang penting mencegah mereka ke tenda saja.
Total camping di sana total camping di Curug Ciherang adalah 3 hari 2 malam. Hari Minggu Senin dan Selasa. Di sana hujan juga sih. Wajar termasuk kawasan Bogor atau hutan Bogor yang namanya hujan sudah jadi rutinitas.




Post a Comment for "Camping Keluarga Bareng Keluarga Akar dan Keluarga Lentera Ke Curug Cihurang Gunung Bunder Bogor "
Kata Pengunjung: